indah cerita

indahonly™

Instagram For Android

Jadi setelah peluncuran apalikasi instagram for android 4 April lalu, saya pun langsung meluncur ke google play, mendonlot, dan menginstalasinya. Tapi ternyata aplikasi ini cukup berat untuk handset galaxy mini ku. Ya namanya juga mini, sanggupnya aplikasi yang mini-mini juga. Terus terang menurutku, editan instagram ini memang ciamik, serasa punya iphone, atau bisa juga membuat iri pengguna iphone yang pake iphone cuma untuk mainin instagram doang hehehe. Selain instagram, ada aplikasi yang mirip yaitu streamzoo. Mirip tapi tak sama.

Setelah mencoba menghapus aplikasi games dan beberapa aplikasi yang tidak terlalu urgent, ternyata masih juga berat. Padahal memori internal sudah saya luangkan space sampai 30MB. Saya gak terlalu mengerti sebetulnya instagram ini perlu seberapa luas sisa memori internal agar tetap bisa menjalankan aplikasi lainnya juga. Dan akhirnya saya uninstall saja walaupun dengan hati berat.

Sebelum diuninstall, sempat mengedit dua foto. These are them…

Berbagai sushi di Papaya Shop

 

Berbagai souvenir dan titipan sepulang acara LLD di Bogor

 

Local Leaders Days, day two and three

Local Leaders Days, Akademi Berbagi

LLD hari kedua menurutku materinya padat-padat dan pengisinya juga luar biasa, berpengalaman dan expert banget. Tersebutlah mba Olie dari AcerID Friend yang juga founder NulisBuku.com yang memberi materi Empowering Community. Dilanjutkan dengan sesi dari Dulux yang mengajak semua peserta bermain warna dengan membuat karya dalam waktu singkat. Dan presentasi dari Eximbank.

Lanjut materi dari bang Edwin SA yang sharing tentang social media, sebelumnya beliau ini pernah bekerja di Yahoo. Materi ini sangat menarik, tentang perkembangan social media, tapi nanti aja ya bahas isinya. Kemudian ada juga mas Aidil Akbar yang menjelaskan tentang financial planning, tujuan materi ini adalah agar para pengelola akademi berbagi bisa memperkuat keuangannya agar bisa berbagi lebih di Akber.

Sore harinya ada workshop bersama Syafik Pontoh tentang Narasi Publik yang super keren dan super useful buat yang mau belajar membuat narasi publik. Dilanjutkan dengan pembacaan narasi Akademi Berbagi yang dibacakan oleh mba Ainun tentang Akber dari sejak lahir sampai dengan sekarang. Kemudian ada mba Lucy Wiryono, host MotoGP yang cantik itu, beliau lebih memaparkan pengalamannya dari mulai meniti karir di dunia broadcasting sampai dengan sekarang. Ini juga sangat menginspirasi.

Dan malamnya ada acara bersama Ndoro Kakung yang juga menceritakan bagaimana membuat narasi melalui tulisan. Ah, Ndoro malem itu jadi hot seleb banget. Pas masuk ruangan aja sudah ditepuk tangani dan disorak-sorai oleh semua audiens LLD, seolah menyambut Cagub masuk ruangan hahaha.

Selesai acara bersama Ndoro sekitar pukul 21.30 masih dilanjutkan dengan acara ramah tamah after class. Perkenalan kepala sekolah dan akberian masing-masing daerah. Di sini banyak yang unik, mulai dari nyepik, promo akun twitter, katakan cinta, dan lain-lain. Pokoknya, seperti kata mba Ai, jadwal LLD boleh padat, tapi hati tetap beredar mencari tambatan.. eaaaa….

Hari terakhir, hari minggu pagi, masih ada bahasan lagi, kali ini bahasannya lebih internal. Yaitu membahas tentang permasalahan-permasalahan di daerah masing-masing, dan mencoba mencari solusi-solusi. Sebetulnya waktu yang hanya kurang lebih setengah hari (hanya sampai jam makan siang) itu sangat kurang. Tapi kita semua berkomitmen untuk terus berbagi dan konsisten membuka kelas-kelas akber gratis di semua daerah.

 

 

Local Leaders Days

Hari jumat kemarin (30/3) saya dan mbak Ira bertolak menuju Bogor ke acara Local Leaders Days  (LLD) dari Akademi Berbagi. Kebetulan juga hari ini ada demo besar di Jakarta sehingga bis Blue Bird yang kami tumpangi gak bisa lewat tol. Pas banget magrib kami sampai setelah perjalanan tiga jam lebih di CICO Resort, Cimahpar Bogor Utara.
Pukul 7 malam pembukaan oleh mba Ainun sebagai founder. Pembukaan yang dibawa dengan cara yang ringan, lucu, sehingga memberikan kesan non formal yang elegan cieee…

Akademi Berbagi adalah gerakan yang dimulai dengan 140 karakter. Akademi Berbagi sebagai institusi non resmi yang mengajak kepada semua yang ingin berbagi ilmu dan menerima ilmu secara free alias gratis. Bukan tidak mungkin ada banyak orang expert yang bersedia membagi ilmunya, dan ada banyak orang juga yang haus menimba ilmu. Semua bermula dari mimpi, yang membedakannya adalah yang mengubahnya menjadi aksi.

Setelah pembukaan, materi coaching pertama dari Internet Sehat, mas Donny BU, yang menjelaskan apa itu social enterpreneur,

image

 

Wishes

Lelah menghambur di sekujur tubuhku. Hari yang sangat panjang. Ditutup dengan pindang patin lezat traktiran seorang teman. Sesegera mungkin membersihkan diri hingga siap menghambur ke kasur yang sudah berasa memanggil-manggil dari tadi.

Malam ini bulan sedang purnama, indah. Sedikit awan-awan menghalau cahayanya, tapi tak memudarkan kecantikannya di tengah pekat malam. Di saat seperti ini, memang rasa galau sering menghujani. Tapi segera ku tepis dengan banyak beristighfar. Satu hal yang tak mudah dihapus adalah jika kerinduan terhadap Mama menyerbu dalam gelap malam.

Kakiku melambat menuju kasur, dan berbelok ke arah meja belajar. Lampu belajar ku nyalakan. Dan kemudian ku ambil sebuah buku di pojok berwana biru. Sampul buku itu tertulis “Your Dreams“. Ku buka buku yang telah ku buat di akhir bangku kelas 3 SMA. Lima tahun berlalu begitu cepat dari masa adolescent itu. Ku buka lagi buku itu sambil mengulang merasakan kobaran semangat saat pertama kali membuatnya. Semangat muda yang berapi-api dan banyak mimpi. Ada ratusan mimpi dan gambar-gambar di sana. Setiap hari ulang tahun tiba, aku menambahkan satu mimpi yang menurut orang unik atau malah aneh. Dan Mama yang tahu tentang buku tersebut akan dengan murah berbagi “amiiin” sambil mendekap buku itu. Dan hari ini aku menambahkan lagi satu mimpi yang sebetulnya sudah pernah ku tulis, namun dengan sedikit perbaikan redaksional tulisan.

Seandainya Mama masih di sini, aku juga masih ingin mendengar sumbangan kata “amiin” yang lebih mirip mantra menurutku. Karena satu kata yang meluncur dari mulutnya itu sangat mustajab. Ah, ya Allah bahagiakanlah Mama di sana, seperti Engkau telah membahagiakan orang-orang shaleh sebelum kami. Birthday eve ini syahdu dengan kerinduan menyeluruh dan harapan yang tergantung. Mimpi yang barusan saja ku tulis adalah aku ingin menikah tahun ini.

 

Tulisan ini diikut sertakan dalam lomba flash fiction NBCPalembang

Jodoh, apa sih?

Ceritanya hari Rabu lalu saya dan seorang sahabat saya gak sengaja memulai lagi diskusi tentang jodoh. Sebelumnya kami pernah juga berdiskusi demikian. Sebetulnya jodoh itu apa sih? Menurutku jodoh adalah orang yang telah ditakdirkan Tuhan untuk menjadi pasangan hidupnya. Sahabat saya berkata bahwa, jadi kalau menikah itu jodoh ya, trus kalau bercerai berarti bukan jodoh dong. Gimana coba? Ternyata jodoh itu adalah satu dalam suatu masa. Masa itu bisa panjang, bisa juga pendek. Tergantung orangnya, apakah dia akan membuat masanya menjadi panjang dan langgeng, atau enggan mengusahakan panjang masa tersebut.

Betul juga ya bahwa jodoh itu adalah satu dalam suatu masa. Nyaris setiap manusia tentu ingin menemukan jodohnya. Dan kebanyakan perempuan hanya ingin menemukan satu jodoh saja dalam hidupnya. Lalu bagaimana jodoh yang tepat itu? Menurut sahabat saya itu, dalam memilih jodoh harus mengesampingkan perihal fisik, katakanlah tampang atau kegantengan atau kecantikan. Coba bayangkan, kamu ingin pasangan seperti apa yang kamu butuhkan seumur hidupmu? Harusnya kita sadari bahwa, tampang yang diukur dengan kegantengan atau kecantikan akan memudar seiring bertambahnya usia. Jika itu yang menjadi patokan dalam memilih, bisa dipastikan kecintaanmu dan kebutuhanmu terhadap pasangan juga akan memudar seiring bertambahnya usia. Nah, sebaiknya kita memilih pasangan yang enak diajak berdiskusi. Mengapa? Karena sejatinya membentuk keluarga itu berdasarkan atas kesepakatan-kesepakatan yang diawali dengan diskusi. Jika orang yang dinikahi tidak enak diajak berdiskusi, maka kesepakatan-kesepakatan yang dibuat akan timpang. Kemudian, pilihlah orang yang se-visi, sama visi dan tujuan hidupnya. Hal ini sangat penting, agar kendaraan hidup yang melaju jelas arahnya.

Lalu, dengan seorang teman lainnya juga pernah berdiskusi hal yang serupa. Kapan sih kita sebaiknya menikah? Itulah pertanyaan yang dilemparnya. Saya hanya memberi pendapat, bahwa menikahlah jika sudah saatnya, kamu akan tahu kapan saat yang tepat untuk memutuskan menikah. Berdiskusilah dengan Tuhan tentang hal-hal yang tidak diketahui takdirnya, misal saja tentang masa depan. Diskusikan dan tanyakan pada Tuhan, apakah jodoh yang terbaik itu adalah dia, dia, dia, atau ada yang lain. Dengan berdiskusi pada Tuhan, kita akan mendapat satu jaminan keyakinan bahwa Tuhan selalu memberi yang terbaik pada hambaNya.

Diskusi tentang jodoh gak kan ada habisnya, dan selalu seru. Postingan ini saya persembahkan kepada sahabat-sahabat saya yang akan segera naik pelaminan, kepada pembaca yang sedang bimbang, atau yang sekedar iseng dan ingin curcol di sini hehehehe.

Kangen…

Tahu kah, hati ku galau, tak tahu harus melangkah, sejak pertama mata jatuh menatap, hatiku tak pernah dusta. Bila cintaku ini salah, hati ku tetap untukmu. Namun kenyataannya parah, dirimu tak pernah untukku. Coba lupakan keinginan hati, namun tak inginku menyerah, tapi mengapa bila aku mendekat rasanya semakin jauh. -Yovie and Nuno, Galau-

Ya, rasanya pengen juga bilang “aku kangen..” atau “aku rindu..” atau juga “aku ingin pulang..“. Tapi bagaimana bisa mengatakan hal tersebut jika objek yang dikangenin, dirindui, atau ingin dipulangi gak ada. Kenyataannya semua ada di sini. Mungkin, untuk bisa mengatakan hal tersebut ada satu solusi, yaitu pergi atau hijrah. Selain akan membuatmu mampu mengatakan hal tersebut, juga bisa membuatmu berdikari tanpa orang yang kau rindui di sisimu. Kamu akan lebih tahan terhadap badai kangen, atau lebih punya banyak alasan menahan diri untuk tidak pulang.

Latihan Foto (lagi)

Walau cuma minjem kamera doang, tapi saya serius latihan nih.. Hari ini dapet pencerahan tentang pengaturan iso dan diafragma yang sebetulnya sudah pernah diajarin waktu pertama kali pake. Yaa kalau cuma sekali dipake memang ilmunya kurang resep. Ini juga komposisinya masih belum pas. Tapi menurutku lumayan, sambil ngumpulin koleksi foto keponakan-keponakan.

ini sepeda barunya Ujuk looohh..

 

keponakan-keponakan yang selalu siap jadi model foto amatiran

Main sepeda

 

Hadiah Pulsa

Entah kesamber jin mana, kak Goiq, mba Ira, Nike, melontarkan titah di milis komunitas, “barang siapa yang bulan ini (februari) bisa mengupdate blognya minimal 5 postingan, maka akan kami undi untuk mendapatkan hadiah”. Ide yang awalnya muncul dari kak Goiq dengan berjanji memberi pulsa 100 ribu rupiah, kemudian disambut pula dengan mba Ira dengan memberi hadiah yang sama, dan Nike yang akan memberi buku komik.

Ada beberapa kandidat yang masuk kategori, dan alhamdulillah saya salah satunya yang mendapatkan hadiah berupa pulsa 100 ribu rupiah. Yaa sangat bersyukur tentunya, kira-kira itu bisa support data di handset sampai dua bulan hehehe.

(more…)

Curhat

Belakangan ini saya suka kusut kalo malem-malem.

…dan tulisan berikutnya saya hapus...

Latihan Foto

Minggu lalu sempet minjem kamera Nikon D90 punya sahabatku buat latihan foto, pas juga ada event keluarga. Mungkin untuk newbie macam saya rasanya ngok banget pake kamera pro nan mihil kayak gitu. Tapi ya apa boleh buat, yang bisa dipinjem kebetulan memang kamera yang bagus hehehe. Jadi, total baru dua kali saya menguasai penuh kamera ini, dalam artian gak dipinjem-pinjem orang lain. Pertama kali pake setelah dapet kursus singkat langsung terjun foto-foto akad nikah dan walimah yang empunya kamera. Sampai-sampai bahu kanan saya pegal-pegal selama dua hari. Ternyata jadi fotografer maupun kameraman pernikahan itu sulit ya, butuh energi dan stamina. Kemudian kali keduanya ya pekan lalu itu. Belajar sedikit-sedikit, mulai dari yang saya sukai, yaitu foto anak-anak! Memotret anak-anak termasuk sulit karena mereka yang susah mantep, tapi kadang justru pas dapet momen lucu mereka. Saya pamerkan tiga saja ya, soalnya yang lain jelek-jelek semua, maklum amatir. hehehe. Ini aja komposisi cahayanya masih kurang pas, diphotoshop dikit baru caem

(more…)

Kapan Terakhir Berbuat

Berada di masa dengan status gak jelas ini memang tidak enak. S1 sudah tamat setahun yang lalu, tapi koas belum juga dimasuki, kerjaan tetap juga mboh. Kemana-mana cuma punya satu jaket FULDFK yang berlogo kepala stetoskop yang sering dipakai dan sering ditanya-tanya orang. Sighh gak asik deh.

(more…)

Pake WhatsApp yuuukkk..

Waktu saya belum pake android, ada iklan ajakan dari Nokia di billboard gede sepanjang jembatan penyebrangan jalan arteri kota. Yaitu ajakan menggunakan aplikasi WhatsApp. Saya pikir ini aplikasi chatting untuk pengguna handset Nokia doang. Ternyata setelah billboard itu kini berganti, dan sekarang saya sudah menjadi pengguna aplikasi WhatsApp baru mengerti dan paham tentang what is whatsapp.

Jadi menurut wiki, WhatsApp adalah aplikasi messenger yang ada di smartphone dengan basic mirip BlackBerry Messenger. WhatsApp Messenger adalah aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa membayar untuk SMS, karena WhatsApp Messenger menggunakan rencana data internet yang sama untuk email, browsing web, dan lain-lain, sehingga tidak menggunakan biaya untuk dapat tetap berhubungan. Aplikasi WhatsApp Messenger adalah pengiriman pesan yang menggunakan koneksi 3G atau WiFi untuk berkomunikasi tanpa harus mengeluarkan biaya. Dengan menggunakan WhatsApp, kita dapat melakukan chatting, file sharing, dan lain-lain.

Nah karena lintas platform ini, WhatsApp sangat cocok juga dijadikan sebagai aplikasi alternatif di setiap handset. Fitur chatting di beberapa handset biasanya bersifat terbatas, misalnya pengguna BlackBerry hanya bisa BBM-an sesama pengguna BlackBerry, tapi bisa juga dengan mendownload aplikasi WhatsApp ini sebagai alternatif jika ingin chatting ke pengguna handset lain yang juga telah menggunakan aplikasi Whatsapp.

WhatsApp ini juga sangat mudah. Dia langsung mendeteksi sendiri dari phone book kita, siapa-siapa yang sudah menggunakan aplikasi WhatsApp sehingga muncul di WhatsApp contact kita, tanpa perlu invite-invite lagi. Bisa bikin grup chat, push notifikasi, kirim foto, file, voice note, dll.

Nah, untuk pengguna Android, seperti saya misalnya, WhatsApp menjadi andalan. Karena data yang saya pakai berupa paket, tidak perlu memotong pulsa lagi, koneksinya berupa data atau Wifi. Aplikasi ini juga downloadnya gratis di appstore, appworld, atau android market. Aplikasi ini bersifat free trial selama satu tahun, dan untuk memperpanjang aplikasi di tahun berikutnya hanya membayar $1,99 USD/tahun atau kira-kira Rp.20.000. Yaa duit segitu buat apresiasi ke pengembang aplikasi kan gak terlalu besar ya dari kantong hehehe

 Sumber gambar : gugling

Motivasi Menulis

Kemarin, ahad 12 Feb, dateng ke acara Akademi Berbagi Palembang @AkberPLB, yang hari itu menggelar kelas tentang “motivasi menulis”. Menghadirkan Azzura Dayana, penulis novel yang salah satu judulnya Birunya Langit Cinta, dan Cinta Sang Penjaga Telaga. Awalnya mungkin terasa garing dan sedikit membuat saya berkali-kali nguap. Tapi kemudian ketika mulai memasuki dapur editor, obrol-obrolan mulai terasa cair dan mengalir. Saya juga jadi teringat pernah menulis cerpen yang berhenti di sepertiga awal, selain karena mentok juga karena sudah lewat masa tenggat. Ceritanya waktu itu pengen ikutan antologi. Tapi yasudahlah yaa, mari kita mulai bangkitkan menulis, mulai dari rajin ngapdet blog :D